Mengenal Gangguan Afektif Bipolar
Mengenal Gangguan Afektif Bipolar

Oleh : dr. Dini Indriany, Sp.,KJ
Gangguan afektif bipolar (GAB) adalah penyakit medis berupa gangguan fungsi otak yang ditandai dengan adanya perubahan yang ekstrim pada mood, energi, dan kemampuan seseorang dalam menjalani fungsinya sehari-hari. Orang dengan GAB mengalami perubahan emosi/mood (mood swing) yang mendalam.
Terdapat 2 episode, yaitu episode manik dan depresi
1. Mania (Episode Manik)
- Mania dimulai dengan perasaan senang disertai dengan energi yang berlebihan atau menjadi sangat irritable/sensitif minimal 1 minggu.
- Kepercayan diri meningkat, grandiositas
- Kebutuhan tidur berkurang
- Bicara banyak, loncat gagasan, pikiran berlomba
- Aktivitas bertujuan meningkat (seks , kerja, sekolah)
- Agitasi psikomotor
- Keterlibatan berlebihan aktfitas menyenangkan potensi merugikan
2. Depresi
- Mood depresi
- Hilang minat atau Hilang rasa senang
- Letih/energi menurun
- Penurunan atau peningkatan nafsu makan
- Insomnia/hipersomnia
- Agitasi/retardasi psikomotor
- Rasa bersalah/tidak berharga
- Konsentrasi/memori menurun
- Pandangan masa depan suram
- Berpikir lebih baik mati
Penyebab
1. Faktor genetik
2. Ketidakseimbangan zat kimia di otak (neurotransmitter)
3. Tingkat stres yang tinggi
4. Pengalaman traumatik
Penanganan
- Terapi non farmakologi : psikoterapi, terapi kognitif perilaku, dll
- Terapi farmakologi : mood stabilizer, anti psikotik, dll
Jika tidak diterapi
1. Masalah di pekerjaan/sekolah
2. Masalah dengan hubungan/ relasi dengan orang lain
3. Munculnya perilaku beresiko
4. Masalah hukum
5. Bunuh diri

















