Kunjungan Belajar Siswa/i SMP Negeri 1 Cimahi

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.48 (1).jpeg (1600×1066)

Bandung Barat – Sebanyak 482 siswa dari SMP Negeri 1 Cimahi mengikuti kunjungan belajar ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari kurikulum yang ada di sekolah tersebut, Selasa(4/2/25). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mental serta mengenalkan layanan kesehatan jiwa yang tersedia di fasilitas tersebut. Kunjungan tersebut dibagi menjadi empat hari mulai dari tanggal 4 februari 2025 sd dengan di dampingi oleh 21 guru dari SMP Negeri Cimahi.

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.49 (1).jpeg (1600×1066)

Wakil Direktur DiklatLitbang, H. Saepuloh menyampaikan harapannya agar kunjungan ini bisa memberikan dampak positif. "Kami ingin generasi muda lebih peduli terhadap kesehatan mental, baik untuk diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Semoga ilmu yang mereka dapatkan hari ini bisa bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Selama kunjungan, para siswa mendapat penjelasan langsung dari tim pembimbing RS Jiwa tentang berbagai gangguan kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan emosi pada remaja. Mereka juga diajak berkeliling untuk melihat fasilitas rumah sakit, termasuk ruang terapi seni, ruang rehabilitasi, dan area konsultasi.

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.49 (2).jpeg (1600×1066)

Salah satu siswa yang ikut serta mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kunjungan ini. "Kami diajarkan cara mengelola stres, mengenali emosi, dan tidak takut untuk berbicara jika merasa butuh bantuan. Ini pelajaran yang sangat berharga bagi kami," ujarnya.

Selain itu, para siswa juga mengikuti sesi simulasi terapi relaksasi yang dipandu oleh tim terapi RS Jiwa. Mereka diajarkan teknik pernapasan dan relaksasi sederhana untuk membantu mengatasi stres sehari-hari.

Kunjungan belajar ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana para siswa berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para dokter dan psikolog. Selain itu para siswa diajak berkeliling untuk melihat ruang perawatan dan metode yang digunakan untuk terapi pasien. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus dilakukan secara rutin guna membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental sejak usia sekolah.

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.48 (5).jpeg (1600×1066)

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.48.jpeg (1600×1066)

WhatsApp Image 2025-02-07 at 10.46.49 (3).jpeg (1600×1066)