Penerimaan 113 Mahasiswa Praktikan di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat

1.JPG (6000×3376)

Bandung Barat - RS Jiwa Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan penerimaan mahasiswa praktikan di Aula Utama RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, Senin (29/04/2024). Sebanyak 113 mahasiswa yang terdiri 40 Mahasiswa Poltekes Tasikmalaya, 40 Mahasiswa Poltekes Cirebon dan 33 Mahasiswa Poltekes Subang diterima langsung oleh Wakil Direktur SDM DIKLATLITBANG RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, H. Saepuloh, A.K.S.,M.M.Pd,.

Penerimaan mahasiswa praktikan ini merupakan bagian dari upaya RS Jiwa Prvinsi Jawa Barat dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan jiwa. Dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan fasilitas yang memadai, diharapkan para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa. Selain itu, penerimaan mahasiswa praktikan ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada para mahasiswa dalam merawat dan mendampingi pasien dengan gangguan mental.

Menurut Wakil Direktur SDM DIKLATLITBANG RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, H. Saepuloh, A.K.S.,M.M.Pd, program praktik klinis ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis yang sangat berharga di dunia nyata. "Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan bimbingan yang optimal kepada para mahasiswa selama masa praktik klinis mereka di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan kepada para mahasiswa untuk dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dengan tetap mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku serta mengikuti arahan para pembimbing yang bertugas.

5.JPG (6000×3376)

Menurut Omay Rohmana, S.Kep.,Ners. Salah satu pembimbing dari Poltekes Tasikmalaya,  dengan adanya praktik langsung dilapangan ini, dapat memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para mahasiswa. “ Kami menyerahkan mahasiswa kami untuk di bimbing langsung oleh para tenaga professional yang ada di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, jangan sungkan untuk menegur apabila siswa siswi kami melakukan kesalahan atau pelanggaran yang tidak sesuai dengan etika di RS Jiwa Profinsi Jawa Barat.’ Ujarnya.

Diharapkan setelah melaksanakan praktik ini, para mahasiswa dapat menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa yang berkualitas bagi masyarakat.

3.JPG (6000×3376)