Studi Tiru RS Jiwa Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat

1.jpeg (1600×900)

Bandung Barat – RS Jiwa Provinsi Jawa Barat memperoleh sorotan positif atas keberhasilannya dalam memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani ( WBBM ). Keberhasilan ini menjadi teladan bagi lembaga kesehatan jiwa lainnya di seluruh Indonesia. Salah satunya yaitu dari RS Jiwa Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada hari Selasa (26/03/24), RS Jiwa Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan studi banding secara virtual ke RS Jiwa Povinsi Jawa Barat. Tujuan dari kegiatan studi banding tersebut yaitu untuk memperoleh tips serta pengalaman dari RS Jiwa Provinsi Jawa Barat terkait keberhasilannya dalam meraih predikat WBBM.

Pembukaan dilakukan oleh  dr. Wiwin Nurhasida selaku Direktur RS Jiwa Mutiara Sukma. Beliau menyampaikan kekagumannya terhadap apa yang telah diraih oleh RS Jiwa Provinsi Jawa Barat. Dilanjutkan dengan sambutan dan paparan dari Direktur RS Jiwa Provinsi Jawa Barat dr. Elly Marliyani, Sp.KJ.,M.KM.

DSC04799.JPG (6000×4000)

Dalam paparannya Direktur RS Jiwa Provinsi Jawa Barat dr. Elly Marliyani, Sp.KJ.,M.KM. menyampaikan tahap-tahap pembangungan Zona Integritas, mulai dari pencanangan hingga meraih predikat WBBM. Selain itu beliau menyampaikan kiat sukses WBK/WBBM di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat. Selain itu, dilakukan pula sesi diskusi dengan 6 POKJA dan Agen Perubahan yang ada di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat.

Studi banding secara online antara RS Jiwa Mutiara Sukma dan RS Jiwa Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa meskipun terhalang oleh batasan fisik, kerjasama dan pertukaran pengetahuan antarlembaga kesehatan jiwa masih dapat terwujud.