Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat

Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat

 

KAB BANDUNG BARAT – Senin, 17 Mei 2021 bertempat di Aula RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, digelar Halal Bihalal yang diikutin oleh jajaran Direksi beserta seluruh pejabat struktural. Selain tatap muka, Halal Bihalal juga digelar secara virtual melalui zoom meeting untuk seluruh pegawai RS Jiwa Provinsi Jawa Barat dengan tujuan agar tidak terjadi kerumunan dan tidak mengganggu pelayanan. Halal Bihalal ini dibuka langsung oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat dr. Elly Marliyani, Sp.KJ., M.KM. Halal Bihalal kali ini bertemakan “ Implementasi Ramadhan Untuk Meraih Kesuksesan Bisnis “ dengan penceramah Dr. Aam Amirudin, M.Si.

Dalam ceramahnya beliau menjelaskan bahwa akhir terindah Ramadhan adalah ketika kita dapat menjaga fitrah yang mana kita telah melewati zona latihan selama satu bulan penuh. Dijelaskan pula 3 tipe manusia dalam menyikapi waktu. Pertama , Maqbuun ( terperdaya ) yaitu orang yang kesalehan hari ini sama dengan hari kemarin. Kedua, Mal’un ( terpuruk ) yaitu orang yang kualitas kesalehan hari ini lebih buruk dari hari kemarin. Ketiga, Marhuum ( tercerahkan ) yaitu orang yang kualitas kesalehan hari ini lebih baik dari hari kemarin. 

Setiap kesuksesan berawal dari amanah. Amanah itu sendiri meliputi beberapa hal, diantaranya :

1. Bertanggung jawab. Setiap kesuksesan, baik bisnis maupun berumah tangga berawal dari tanggung jawab.

2. Jujur, sukses dunia akhirat akan diraih jika kita dapat melaksanakan enam perkara yaitu jujur, penuhi janji, tunaikan amanah, jaga kehormatan, jaga pandangan dan jaga tangan ( dari kesewenang-wenangan ).

3. Meningkatkan kompetensi. Jika ingin sukses, berikanlah amanah bukan karena suka atau tidak suka, dekat atau tidak dekat tetapi berikanlah amanah tersebut berdasarkan kompetensinya.

4. Kolaboratif. Tidak mungkin sukses tanpa kerjasama tim dan tolong menolonglah dalam kebaikan.

5. Antisipatif dengan perubahan. Setiap perubahan harus bisa di antisipasi, jangan sampai amalan kita hancur karena perubahan. Seperti halnya mengunggah ibadah di sosial media, hal tersebut dapat menghancurkan nilai ibadah kita karena di dalamnya terdapat riya.

6. Menjaga harmoni. Di dalam suatu lembaga terdiri dari beberapa orang yang berbeda. Dengan menjaga harmoni perbedaan tersebut dapat menjadi indah.

7. Menjaga akselerasi. Islam mengajarkan kita agar tidak tergilas oleh waktu. Di dalam bisnis, kecepatan dan ketepatan sangat dibutuhkan untuk dapat meraih kesuksesan.

8. Setiap kesuksesan tidak mungkin terjadi secara sporadis, tetapi harus terencana.

9. Pantang menyerah artinya kehidupan pasti berputar. Jangan sombong ketika diatas dan jangan menyerah ketika berada dibawah.

Makna dari ceramah tersebut yaitu Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi mengajarkan spirit “ Al-FALAH” atau kesuksesan dan kebahagiaan melalui menjaga amanah. Jika ingin meraih kesuksesan dalam hal apapun, kesembilan langkah tersebut harus dijaga dan diterapkan.

Acara Halal Bihalal merupakan ajang untuk saling memaafkan baik dilakukan secara langsung maupun virtual. Acara Halal Bihalal ini ditutup dengan ucapan Selamat Idul Fitri dari para Purna Bakti, Direktur UPTD di Lingkungan Dinas Kesehatan serta perwakilan dari pegawai yang sedang bertugas di ruangan.