Membangun Keluarga Sehat Jiwa Selama Masa Pandemi
Membangun Keluarga Sehat Jiwa Selama Masa Pandemi

KAB BANDUNG BARAT – Rabu, 05 Mei 2021, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan webinar dengan tema “ Membangun Keluarga Sehat Jiwa Selama Masa Pandemi “ . Webinar ini berlangsung mulai pukul 08.30 sd 12.00. Dalam kesempatan tersebut, DR. Dr. Veranita Pandia, Sp.KJ ( K ) dan Iip Fahira, M.Psi. Psikolog menjadi pemateri utama serta hadir pula Isti Chalifati Lazuaria, S.ST. sebagai narasumber yang membagi pengalaman keluarga dalam merawat ODGJ.
Dr. dr. Veranita Pandia, Sp.KJ ( K ) sebagai pemateri pertama mengusung tema “ Mengenali Tanda Relaps dan Penanganan Penderita Gangguan Jiwa Oleh Keluarga di Rumah “. Pokok bahasan yang dipaparkannya antara lain mengenai jiwa ( mental ), sehat mental, gangguan mental, penyebab gangguan mental, penyebab kekambuhan, dampak pandemi hingga pesan untuk keluarga.
Dalam paparannya DR. dr. Veranita Pandia, Sp.KJ ( K ), menjelaskan bahwa gangguan mental dapat timbul karena beberapa hal, antara lain : Pola asuh, kepribadian, kerentanan genetik, pos-trauma, status ekonomi dan lain-lain. Terlebih dimasa pandemi seperti ini, anak dan remajapun rentan akan terkena dampaknya. Dampak pandemi tersebut dapat menyebabkan distress emosional, gangguan mental dan emosional, kekambuhan bagi anak dan remaja yang telah mengalami gangguan mental sebelumnya, performa akademik yang menurun, serta korban kekerasan fisik dan seksual yang meningkat. Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan orang tua agar dampak buruk tersebut dapat dicegah, yaitu antara lain menjadi pendengar yang baik dan jadi teman bagi anak, jangan menghakimi / membandingkan / melecehkan / menasehati panjang lebar, berikan contoh kegiatan yang positif, yakinkan bahwa anak tidak sendirian, memonitor kepatuhan minum obat, serta jaga kesehatan keluarga.

Pemateri kedua Iip Fariha,M.Psi,.Psikolog mengusung tema “ Tips Menjaga Kesehatan Jiwa Pada Anak dan Remaja “. Ada 2 tips yang dijelaskan oleh Iip Fariha,M.Psi,.Psikolog untuk menjaga kesehatan jiwa pada anak dan remaja. Pertama bangun bonding dengan keluarga. Dalam hal ini utamanya orang tua dituntut untuk mengenali potensi diri anak serta penuhi kebutuhan dasar anak seperti rasa aman, kesempatan untuk berkembang, dukungan untuk mandiri, validasi emosi, penerimaan atau cinta tanpa syarat dan relasi sosial. Kemudian yang kedua yaitu hadapi stres bersama dengan kata lain orang tua harus tanggap terhadap stres pada anak dengan identifikasi sumber stres.
















