Cara Memberikan Dukungan Kepada Penyintas Dalam Mengatasi Stres pada Keadaan Darurat Bencana

Oleh : Memy Rizkiyah, SKM

Sumber : Buku 10 Pesan Hidup Sehat dalam Kedaruratan Kemenkes RI

Dalam keadaan darurat, baik orang dewasa maupun anak-anak dapat mengalami stress. Hal ini normal, apalagi saat awal terjadinya bencana yang mungkin tidak terpikir sebelumnya.

Apa tanda-tanda stress?

  • Konsentrasi dan pikiran menurun
  • Menimbulkan reaksi perasaan seperti takut, marah, sedih dan bingung
  • Timbul reaksi fisik seperti sakit kepala, sakit ulu hati, rasa lemas, keringat dingin, gemetaran, berdebar-debar, susah / tidak bisa tidur.
  • Mudah cemas dan berpikir

Bagaimana cara mendukung / mendampingi penyintas dalam mengatasi stress?

1. Bantu menyadarkan penyintas dengan cara :

  • Mengakui dan menerima perasaan yang dialami sebagai suatu hal yang wajar. Ekspresikan marah, sedih, kecewa dengan wajar
  • Menuliskan apa yang dirasakan pada selembar kertas, atau buku harian. Hal ini membantu saat penyintas belum siap membuka diri kepada orang lain
  • Mampu membuka diri dan menerima dukungan yang diberikan oleh keluarga, teman atau orang sekitar.
  • Berbagi dengan orang lain yang mengalami peristiwa serupa.
  • Melakukan kegiatan positif yang dapat membuat penyintas merasa nyaman dan rileks
  • Menjaga kesehatan dengan makan, tidur dan olahraga. Jika kesulitan tidur, sebaiknya hindari minuman berkafein, alkohol

2. Berempati dengan lebih banyak mendengarkan penyintas dari pada menasehati, hal ini membantu mengurangi beban, sehingga merasa lebih baik

3. Hargai kemajuan yang berhasil dicapai, sekecil apapun itu. Misalnya : memberi pujian jika penyintas sudah berani keluar rumah dan mau terlibat dalam kegiatan di lingkungan sekitar

4. Ajak penyintas untuk :

  • Bersyukur, karena masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara segar
  • Meningkatkan kegiatan ibadah

 

Kegiatan yang dilakukan untuk kedekatan sosial :

  • Membuat kelompok pengajian atau kelompok ibadah
  • Membuat kelompok piket memasak atau piket kebersihan
  • Memberikan perhatian pada anak yang terpisah dari orangtuanya
  • Bantu orangtua yang kehilangan anak untuk dapat mengakses layanan pencarian yang ada / menginformasikan kehilangan anaknya kepada pihak terkait