Kesehatan Jiwa Ibu Pasca Melahirkan
Baby Blues VS Depresi Pasca Melahirkan
Oleh : N.R. Febrianti Santiardi Danasasmita, Sp.KJ.
Sekitar 10% wanita hamil dan 13% wanita yang baru melahirkan mengalami gangguan jiwa. Di negara berkembang prevalensinya lebih tinggi à 15,6% wanita hamil dan 19,8% wanita yang baru melahirkan mengalami gangguan jiwa. (WHO, 2015)
Gangguan jiwa pasca melahirkan > 85% mengalami baby blues, 12-12% depresi pasca melahirkan, dan 1-1 dari 1000 mengalami psikotik pasca melahirkan.
Maternity blues / postpartum blues / baby blues
Gejala gangguan emosi yang biasanya dialami oleh perempuan pasca melahirkan diantara hari ketujuh sampai hari keempat belas.
Gejala terjadi untuk sementara waktu dan akan hilang sendirinya tanpa pengobatan.
Gejala-gejala :
* Mudah menangis
* Mudah tersinggung
* Sedih
* Ketidakstabilan emosi (perubahan emosi antara sedih, tersinggung, marah dalam waktu singkat)
Gejala ini dialami oleh duapertiga dari ibu melahirkan.
Depresi pasca melahirkan
Gejala depresi yang ditemukan pada perempuan setelah melahirkan, terjadi dalam kurun waktu 4 minggu hingga empat bulan pasca melahirkan.
Gejala-gejala :
* Sedih
* Mudah marah
* Gelisah
* Hilang minat dan semangat
* Malas mengurus bayinya
* Malas memberikan ASI
* Gangguan tidur
* Gangguan makan
* Mudah lelah
* Penurunan konsentrasi
* Merasa bersalah
* Mempunyai ide-ide kematian (ingin bunuh diri / bahkan ingin membunuh bayinya)
Apakah dapat diobati ?
Pengobatan ibu
* Latihan relaksasi
* Pemecahan masalah
* Komunikasi
* Humor
* Bila gejala berat harus ditangani oleh profesional
* Memperkuat hubungan ibu-bayi
* Merawat bayi sesering mungkin, misal 2-3 jam berada di ruang sepi hanya bersama bayi, kontak mata, menyusui, bisa diiringi musik lembut
* Tempat istirahat yang nyaman
* Peluk bayi dan berbicara dengan lembut
* Melibatkan anggota keluarga lain dalam merawat bayi
* Ajak bayi keluar rumah sesekali
* Bila timbul perasan negatif seperti kesepian, lelah, marah, frustasi sebaiknya tinggalkan bayi sejenak, minta orang lain yang dipercaya untuk menjaga sementara
Sumber :
Burt VK, Suri R, Edelstein C. Treatment of Women Dalam Hales, RE, Yudofsky SC, Robert LW. Textbook of Psychiatry. 2014. Arlington : American Psychiatric Publishing
Elvira SD. Depresi Pasca Persalinan. 2011. Jakarta : Badan Penerbit FKUI
Degner D. Differentiating between baby blues, severe depression and psychosis. BMJ 2017;359:j4692
















