Rehabilitasi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA)

Kepala :
dr. Yunyun Setiawan, Sp.KJ

Rehabilitasi NAPZA di lakukan di rawat inap yang sudah lebih dikenal dengan nama Rumah Palma dengan 50 tempat tidur yang terdiri dari ruang detoksifikasi, ruang Primary, ruang Re-entry dan ruang After Care.
Rawat inap rehabilitasi NAPZA dilengkapi dengan fasilitas:

- Ruang Musik.

- Ruang Konsultasi.

- Ruang Bersama.

- Ruang Fitness dan Billyard, dll.

 

Institusi Penerima Wajib Lapor

Wajib Lapor adalah kegiatan melaporkan yang dilakukan oleh pecandu narkotika yang sudah cukup umur atau keluarganya dan / orang tua yang belum cukup umur kepada Institusi Penerima Wajib Lapor untuk mendapatkan pengobatan / perawatan melalui rehabilitasi medis/sosial.
IPWL adalah pusat kesehatan masyarakat, RS atau lembaga rehabilitasi yang ditunjuk oleh pemerintah.

 

Klinik Napza

Sebagai Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL), klinik NAPZA RSJ menerima konsultasi bagi konsumen yang mengalami ketergantungan terhadap Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) dengan tujuan merangkul pengguna atau penyalahguna narkoba.
Di samping itu, klinik NAPZA juga merupakan tempat kontrol bagi pengguna pasca rehabilitasi di RSJ.