Workshop Pelayanan Gangguan Mental Organik Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat

Kab Bandung Barat - Kesehatan Jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. (UU No.18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa).

Salah satu gangguan kesehatan jiwa yaitu gangguan mental organik. Gangguan mental organik adalah kondisi ketika kerusakan pada otak menyebabkan gangguan mental. Istilah ini sebelumnya digunakan untuk gangguan neurokognitif.

Faktor-faktor penyebab terjadinya gangguan mental organik antara lain : penyakit/ gangguan primer atau cidera otak, penyakit/gangguan sistemik yang secara sekunder mempengaruhi otak, zat/ obat yang saat itu ada/ dalam waktu panjang mempengaruhi otak. Gambaran utama yang dapat terjadi adanya gangguan fungsi kognitif dan sensorium, gangguan persepsi (ilusi dan halusinasi), waham, afek, kepribadian dan perilaku (gangguan kognitif dan sensorium tidak terlalu menonjol). Penegakan diagnosis gangguan mental organik memerlukan kolaborasi antara Psikiater dan Spesialis lainnya sesuai dengan etiologi dari gangguan mental tersebut.

RSJ seringkali mendapatkan pasien yang karena kondisi fisiknya mengalami gangguan mental (GMO), hal ini terkadang sulit untuk dideteksi di awal penerimaan pasien di Instalasi rawat jalan maupun di IGD. Terkadang juga pasien datang dengan kondisi baik namun mengalami perburukan pada masa perawatan. Untuk itu diperlukan kesiapan dan pengetahuan tenaga Kesehatan baik DPJP, GP, maupun perawat dalam memberikan pelayanan terbaik untuk pasien tersebut.

Pada hari Selasa dan Rabu (5/10/2021 sd 6/10/2021), telah dilaksanakan Workshop Pelayanan GMO di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, yang dibuka langsung oleh Direktur RS Jiwa Provinsi Jawa Barat dr. Elly Marliyani, Sp.Kj., M.KM., dan didampingi oleh Kepala Bidang Medik drg. Tintin Farihatini, M.Sc., Ph.D.

Tujuan Workshop GMO  ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan petugas dalam mengenali gejala-gejala dan melakukan pemeriksaan awal dari berbagai penyakit yang dapat menimbulkan gangguan mental, khususnya di bidang neurologi dan penyakit dalam, sehingga membantu petugas dalam melakukan konsultasi kepada spesialis yang terkait dengan penyakitnya, melakukan tatalaksana awal dan memahami tindakan dan perawatan yang perlu dilakukan sesuai kewenangan.

Peserta workshop gangguan mental organik ini sejumlah 35 orang, terdiri dari 15 orang Dokter Umum, 5 orang perwakilan Psikiater dan 15 orang perwakilan perawat yang selama ini telah bertugas dan/atau disiapkan untuk menangani pasien-pasien jiwa dengan kondisi fisik umum.

Narasumber untuk kegiatan Workshop pelayanan gangguan mental organik ini berasal dari Persatuan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) Cabang Kota Bandung, Tim RSU Cibabat, dan Psikiater dari RSJ Provinsi Jawa Barat.

Dengan diadakannya workshop ini, kami siap memberikan pelayanan terbaik dengan kompetensi yang dimiliki.

Salam Semangat Jiwa Sehat.