Artikel RSJ Jabar

Masalah-Masalah Psikologis Pada Keluarga

Keluarga sehat adalah dambaan setiap orang. Salah satu penentu kebahagiaan hidup adalah memiliki keluarga sehat secara jasmani dan rohani, anak-anak yang sehat dan cerdas, juga orang tua yang senantiasa bijaksana dalam menjaga seluruh anggota keluarga.

Namun seringkali segala sesuatunya tidak selalu sama dengan harapan. Banyak sekali masalah-masalah seputar keluarga yang dapat mengurangi kebahagiaan tiap-tiap anggota keluarga.

 

Anak dan Remaja

Masalah-masalah itu diantaranya :

1. Hambatan Perilaku Anak

  • Kenakalan anak- anak yang berlebihan

          Seringkali dijumpai kenakalan pada anak yang  tidak pada porsi sewajarnya.Hal ini sangat meresahkan orangtua dan mungkin Anda mengalami kesulitan dalam                         mengatasinya.

  • Hiperaktif pada Anak

          Hiperaktif pada anak ditandai oleh kemampuan beraktivitas berlebihan. Anak tidak pernah merasa lelah, selalu ada saja yang ingin dikerjakannya. Hal ini dapat                         mempengaruhi kesehatan anak, dan anak sulit konsentrasi belajar.

 

2. IQ & EQ Pada Anak

IQ (Intelligent Quotient) atau kecerdasan intelektual harus senantiasa diperhatikan perkembangannya.

Apakah anak memiliki kecerdasan intelektual normal sesuai dengan usianya atau tidak, atau kecerdanan intelektual anak tinggi atau rendah. Semua itu harus senantiasa dicermati.

Selain IQ (Intelligent Quotient) terdapat juga EQ (Emotional Quotient) atau keserdasan emosional. Anak-anak memiliki kecerdasan emosional berbeda-beda. Ada yang pemarah, pemalu, dan lain sebagainya.

 

3. Bahaya Narkoba

Dewasa ini narkoba sangat marak disekitar kita, banyak sekali kasus ketergantungan narkoba yang sulit diatasi. Dan tidak sekikit pecandu narkoba yang sudah menjalani program rehabilitasi kembali mengkonsumsi.

 

Dewasa

  • Berbagai macam problema keluarga seperti keluhan yang berkaitan dengan rumah tangga (komunikasi dan hubungan antara pasangan suami-istri  seperti  perselingkuhan, Perceraian),  hubungan antara Bapak/Ibu sebagai orang tua  dengan anak. Sulit tidur, sulit konsentrasi, lesu/malas beraktivitas, merasa bersalah, merasa tidak berdaya, munculnya keinginan bunuh diri, sering merasa sakit meskipun dinyatakan sehat oleh dokter dan lain-lain.
  • Merasa dikejar-kejar sesuatu, sering mendengar suara-suara yang tidak didengar oleh orang lain (halusinasi) suasana perasaan yang cepat berubah, merasa tidak mampu, mudah tersinggung dan curiga, takut ditolak, bermusuhan, tidak percaya diri sering merasa menderita penyakit tertentu, dan lain-lain.
  • Karier (kinerja menurun, sering terlihat konflik ditempat kerja, sulit membagi waktu, sering  ditergur atasan, masalah dalam hubungan interpersonal, dan lain-lain